
RADIOPENSIUNAN.COM
Bagaimanapun hujan bagian dari alam. Alam bukan musuh kita. Jadi hujan pun bukan musuh.
Lansia tidak otomatis sakit hanya karena hujan. Dengan perlindungan yang tepat, aktivitas ringan pun tetap bisa dilakukan. Apalagi dengan pikiran yang tenang pun, justru menjaga daya tahan tubuh lansia.
Meski begitu, hujan perlu juga diwaspadai. Karena pada lansia, hujan bisa memperbesar risiko tertentu. Apabila lantai licin karena hujan, misalnya, seorang bisa terjatuh. Pada orang-orang yang punya riwayat nyeri sendi dan otot, perubahan udara dingin pasti mempengaruhinya.
Pun perubahan suhu yang tidak menentu, dapat menyebabkan tekanan darah yang naik atau turun. Atau bahkan infeksi saluran napas lebih mudah. Ini artinya bukan hujannya yang berbahaya, tapi kondisinya.
Dilansir dari geriatri.co.id , bagaimana sikap yang tepat buat lansia saat musim hujan?
Boleh lansia keluar rumah jika hujannya ringan ya. Jalanan juga tidak licin dan menggunakan alas kaki yang anti-selip. Yang penting, tubuh harus dalam kondisi fit.
Sebaliknya, kalau hujan turun dengan deras dan anginnya bertiup kencang, sebaiknya dihindari tidak keluar rumah. Lansia yang sedang dalam kondisi lemas, pusing, atau nyeri sendi berat, juga lebih baik di rumah saja.
Yang penting, kalau lebih banyak di rumah saja selama musim penghujan, ada baiknya selalu memakai pakaian hangat ya. Tetap bergerak biar tidak “mager”, dan minum air hangat. Dan pastinya, jaga suasana hati biar tetap ceria
Hujan bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihadapi dengan persiapan. Dengan sikap ini, lansia tidak jadi takut berlebihan, tetap merasa aman, tenang, dan dihargai.