Cara Mencegah dan Mengatasi Vertigo Kambuh

RADIOPENSIUNAN.COM

Pernahkah kamu mengalami rasa pusing yang tiba-tiba, baik saat bangun tidur, bangun dari duduk, atau bahkan saat sedang beraktivitas? Pusing memang menjadi keluhan yang sering dialami banyak orang.

Dalam dunia medis, sensasi seperti melayang atau berputar pada tubuh padahal tidak sedang bergerak dikenal dengan istilah vertigo seperti dilansir dari klinikpintar.id.

Menurut dr. Nadia Devianca, Sp. N, Dokter Spesialis Saraf dari Neuro Care by Klinik Pintar, vertigo merupakan salah satu gejala gangguan keseimbangan tubuh yang ditandai dengan sensasi berputar, melayang, berayun-ayun, atau bergeser.

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mencegah dan mengatasi vertigo yang kambuh, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan.

Pemicu Vertigo Kambuh

Serangan vertigo bisa sangat menakutkan, melumpuhkan sementara, dan berbahaya – karena dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera.

Pemicu vertigo kambuh biasanya disebabkan oleh gangguan yang melibatkan sistem vestibular (keseimbangan). Beberapa pemicu vertigo kambuh di antaranya;

1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

BPPV adalah salah satu penyebab vertigo yang paling umum. Kondisi ini terjadi ketika partikel kecil kalsium (otoconia) yang ada di dalam telinga bagian dalam lepas saat kamu melakukan gerakan tertentu, seperti menengadahkan kepala.

Partikel yang lepas kemudian bertabrakan di dalam saluran setengah lingkaran, yang biasanya membantu otak merasakan posisi dan pergerakan kepala.

Pada akhirnya, pergerakan partikel ini memicu sensasi berputar yang kuat.

2. Vestibular Neuritis atau Labirinitis

Vestibular neuritis adalah peradangan saraf vestibular yang menghubungkan telinga bagian dalam dengan otak. Labirinitis, di sisi lain, melibatkan peradangan pada labirin telinga bagian dalam.

Kedua kondisi ini sering disebabkan oleh infeksi virus dan dapat menjadi pemicu vertigo kambuh yang parah, bahkan sering kali disertai dengan mual dan muntah.

3. Penyakit Meniere

Penyakit Meniere juga dapat menjadi pemicu vertigo kambuh. Penyakit Meniere adalah gangguan telinga bagian dalam yang mempengaruhi pendengaran dan keseimbangan.

Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi penyakit ini diduga berkaitan dengan penumpukan cairan endolimfatik di telinga bagian dalam.

Gejalanya meliputi vertigo, tinnitus (denging di telinga), dan kehilangan pendengaran sementara. Serangan biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan vertigo akibat BPPV.

4. Migrain Vestibular

Migrain vestibular adalah jenis migrain yang memengaruhi keseimbangan. Pemicu vertigo juga bisa karena kondisi migrain vestibular.

Pasalnya, banyak orang yang mengalami migrain vestibular sering kali mengalami vertigo, yang bisa terjadi bersamaan dengan atau tanpa sakit kepala migrain.

Faktor pemicu termasuk stres, makanan tertentu, kurang tidur, dan perubahan hormonal.

5. Cedera Kepala atau Leher

Trauma pada kepala atau leher dapat merusak struktur telinga bagian dalam atau saraf vestibular, menyebabkan vertigo.

Cedera ini bisa saja terjadi akibat kecelakaan kendaraan, jatuh, atau pukulan langsung ke kepala.

6. Efek Samping Obat-obatan

Tak banyak yang tahu bahwa beberapa obat dapat menyebabkan vertigo sebagai efek samping.

Obat-obatan aspirin, antikejang, antidepresan, obat tekanan darah, dan obat penenang dan menyebabkan gejala vertigo.

Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan dokter mengenai efek samping obat yang kamu konsumsi.

Cara Mencegah Vertigo Kambuh

Cara mencegah vertigo kambuh tentunya dengan mengidentifikasi dan menghindari pemicunya, seperti:

  • Menghindari gerakan kepala yang cepat atau mendadak, seperti menoleh dengan cepat atau membungkuk untuk mengambil sesuatu
  • Mencegah vertigo kambuh bisa dilakukan dengan latihan fisik seperti yoga atau pilates untuk membantu mengelola stres, meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, sehingga mengurangi risiko vertigo.
  • Batasi konsumsi kafein dan alkohol karena dapat memperburuk gejala vertigo
  • Beberapa obat dapat menjadi pemicu vertigo kambuh. Oleh karena itu, cara mencegah vertigo kambuh yaitu dengan melakukan konsultasi bersama dokter seputar obat-obatan yang kamu konsumsi dan adakah obat yang dapat meningkatkan risiko vertigo

Cara Mengatasi Vertigo Kambuh

Jika vertigo kambuh, ada beberapa pertolongan pertama saat vertigo kambuh untuk mengatasi gejala dan mempercepat pemulihan, di antaranya:

1. Duduk atau Berbaring

Pertolongan pertama saat merasakan gejala vertigo, pastikan kamu segera duduk atau berbaring di tempat yang aman dan nyaman.

Hindari berjalan atau berdiri hingga gejala mereda. Usahakan untuk tetap tenang dan menghindari gerakan tiba-tiba yang bisa memperburuk gejalanya.

2. Lakukan Manuver Epley

Vertigo sering kali disebabkan oleh pergeseran kristal kalsium di telinga dalam. Karena itu cara mengatasi vertigo kambuh bisa dilakukan dengan manuver epley.

Teknik ini melibatkan serangkaian gerakan kepala yang membantu mengembalikan partikel kalsium di telinga bagian dalam ke posisi yang benar.

Berikut gerakan manuver epley:

  • Duduk di tepi tempat tidur dan putar kepala 45 derajat ke kanan (jika vertigo di sebelah kiri) atau ke kiri (jika vertigo di sebelah kanan)
  • Baringkan tubuh dengan cepat ke samping, jaga kepala tetap pada posisi 45 derajat. Tahan posisi ini selama 30 detik
  • Putar kepala 90 derajat ke arah yang berlawanan, tanpa mengangkat kepala. Tahan posisi ini selama 30 detik
  • Perlahan-lahan bangkitlah dan duduk tegak

3. Manuver Semont

Selain manuver epley, kamu juga bisa melakukan manuver semont sebagai langkah pertolongan pertama saat vertigo kambuh. Berikut gerakan manuver semont:

  • Duduk di tepi tempat tidur dan putar kepala 45 derajat ke kanan (jika vertigo di sebelah kiri) atau ke kiri (jika vertigo di sebelah kanan)
  • Baringkan tubuh dengan cepat ke samping yang berlawanan dengan arah putaran kepala. Tahan posisi ini selama 30 detik
  • Putar kepala 90 derajat ke arah yang berlawanan, tanpa mengangkat kepala. Tahan posisi ini selama 30 detik
  • Perlahan-lahan bangkitlah dan duduk tegak

4. Minum Air yang Cukup

Cara mengatasi vertigo kambuh juga bisa dengan beristirahat dan minum air yang cukup.

Pastikan selama beristirahat, kamu melakukan teknik pernapasan untuk membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi rasa mual yang mungkin terjadi.

5. Konsultasi ke Dokter Saraf Terdekat

Perlu diketahui bahwa obat vertigo seperti yang dijual bebas tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena akan mengganggu kerja dari sistem keseimbangan kita bila digunakan dengan tidak tepat.

Jadi, jika kamu mengalami vertigo yang parah, sering kambuh, atau disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala, penglihatan kabur, atau kelemahan pada wajah atau lengan, segera konsultasikan dengan dokter saraf terdekat.

Dokter saraf dapat membantu menentukan penyebab vertigo dan memberikan pengobatan yang tepat.

Loading ...
Scroll to Top