
RADIOPENSIUNAN.COM
Untuk mencegah komplikasi kesehatan tambahan, cara paling efektif untuk melindungi lansia selama musim flu adalah dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan. Dilansir dari elitecarehc.com, berikut 5 cara mencegah pilek dan flu pada lansia.
1. Dapatkan vaksinasi
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit , suntikan flu standar mengurangi risiko tertular flu sebesar 40 hingga 60%. Suntikan flu menyelamatkan lansia selama musim flu dengan dua cara:
- Ini mengurangi risiko mereka terkena flu dan bahkan jika mereka terkena flu, intensitasnya tidak terlalu parah.
- Mendapatkan suntikan vaksin flu berarti mengurangi risiko menulari orang lain dan sebaliknya.
Waktu yang paling tepat untuk mendapatkan vaksin flu adalah pada bulan Oktober atau November, tepat sebelum musim flu tiba.
Selain itu, saat mendapatkan vaksin flu, jangan lupa untuk menanyakan tentang vaksin pneumonia. Lansia cenderung menderita pneumonia setelah terserang flu atau pilek, yang bahkan dapat menyebabkan rawat inap. Konsultasikan dengan dokter yang akan meresepkan vaksin pneumonia.
2. Cuci tangan dengan benar
Covid-19 telah mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersihan tangan dan pentingnya menggunakan teknik yang tepat untuk membersihkan tangan. Dengan mencuci dan mensanitasi tangan secara teratur, lansia dapat terhindar dari berbagai macam kuman penyebab pilek dan flu. Kita sering mengabaikan area di bawah kuku dan punggung tangan yang dapat menjadi sarang bakteri dan kuman. Oleh karena itu, cucilah tangan secara menyeluruh, dengan memperhatikan teknik mencuci tangan yang tepat ini.
Lansia yang sering mengalami masalah mobilitas mungkin kesulitan untuk sering bangun dan mencuci tangan. Jika demikian, sediakan sebotol pembersih tangan di dekat mereka yang dapat berfungsi sama efektifnya dengan sabun cuci tangan.
3. Makan makanan yang meningkatkan kekebalan tubuh
Orang dewasa berusia 65 tahun ke atas mudah terinfeksi virus flu karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Salah satu langkah pencegahan flu yang efektif adalah menerapkan pola makan seimbang yang kaya akan vitamin C, antioksidan, dan protein yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tambahkan makanan seperti telur, brokoli, bayam, buah jeruk seperti lemon dan jeruk, kacang-kacangan dan biji-bijian, teh hijau, dll.
Meskipun nutrisi ini paling baik diperoleh melalui makanan, beberapa lansia mungkin mengalami kesulitan mencerna makanan ini karena masalah pencernaan. Jika demikian, mereka dapat mengonsumsi suplemen, tetapi hanya setelah berkonsultasi dengan dokter.
4. Tetap bugar dan terhidrasi secara fisik
Tetap aktif secara fisik adalah cara yang sangat efektif untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Menurut para peneliti , hal ini dapat mengurangi risiko pilek dan flu hingga sepertiga. Cobalah latihan aerobik seperti jalan cepat dan berenang, atau latihan kekuatan seperti push-up dinding atau angkat beban di bawah pengawasan ahli. Memperkuat sistem kekebalan tubuh akan membantu lansia melawan virus influenza dengan lebih efektif.
Selain itu, hidrasi yang cukup juga diperlukan untuk mencegah pilek dan flu. Minum banyak air akan membantu menjaga kelembapan saluran hidung dan menjebak kuman. Selain itu, minum air yang cukup juga akan membantu membuang racun dari tubuh dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
5. Terapkan kebiasaan sehat
Beberapa kebiasaan sehat yang dapat melindungi lansia dari virus flu adalah sebagai berikut:
- Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut, karena kuman dapat dengan mudah masuk.
- Jaga permukaan yang sering disentuh oleh lansia – seperti gagang pintu dan palang pintu – agar tetap bersih
- Hindari perkumpulan besar dan jauhi orang sakit karena orang lanjut usia lebih rentan terserang pilek dan flu karena sistem kekebalan tubuhnya lebih lemah.
Cara Mengatasi Flu
Apa yang dapat dilakukan pengasuh ketika anggota keluarga lanjut usia terserang flu meskipun telah mengikuti langkah-langkah ini? Pengasuh harus terus memantau kesehatan anggota keluarga yang terinfeksi dan memberikan dukungan yang dapat mengurangi intensitas gejala dan membuat mereka merasa lebih nyaman.
- Pertama, pastikan mereka beristirahat sebanyak mungkin agar tubuh mereka pulih. Ini berarti menghindari kegiatan sosial dan aktivitas lainnya serta mendapatkan tidur yang cukup.
- Berikan mereka makanan hangat dan menenangkan seperti sup ayam yang akan meredakan peradangan dan meningkatkan hidrasi.
- Jika mereka menderita sakit tenggorokan atau nyeri tenggorokan, beri mereka minum teh dengan madu.
- Gunakan pelembap udara kabut dingin yang dapat membantu mengurangi peradangan hidung.
- Berkumur dengan air garam sangat membantu mengencerkan lendir serta meredakan sakit tenggorokan dan hidung tersumbat.
- Jika mereka menderita batuk parah atau dada terasa sesak, oleskan balsem uap atau bantu mereka dengan menghirup uap.
- Lansia sering mengalami kesulitan tidur atau istirahat karena hidung dan dada tersumbat. Minta mereka untuk menjaga posisi kepala pada sudut 45 derajat agar lendir tidak menumpuk di rongga sinus.
- Jika mereka merokok, minta mereka untuk berhenti karena dapat menginfeksi paru-paru dan saluran hidung.
Kesimpulan
Kebanyakan orang, termasuk lansia, mudah pulih dari pilek dan flu. Namun, dengan mempertimbangkan masalah kesehatan yang mendasarinya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter setiap kali mereka mengalami gejala seperti flu. Jika mereka kesulitan bernapas atau mengalami nyeri dada, segera cari pertolongan medis dari dokter atau unit gawat darurat.