Jangan Salah! Ini Cara Memilih Telur yang Baik dan Segar

RADIOPENSIUNAN.COM

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani paling populer yang hampir selalu ada di dapur. Selain harganya yang terjangkau, bahan pangan ini kaya akan vitamin A, B kompleks, hingga zat besi yang sangat penting untuk kesehatan buah hati dan keluarga tercinta.

Namun, karena termasuk bahan yang mudah rusak (perishable food), kamu harus ekstra hati-hati dalam memilihnya agar manfaat gizinya tetap optimal dan terhindar dari risiko bakteri. 

Untungnya, kamu bisa tahu cara memilih telur yang baik dengan menyimak artikel berikut ini. Seperti apa langkah-langkahnya? Yuk temukan jawabannya di bawah! 

Cara Memilih Telur yang Baik Secara Visual

Sebelum memutuskan untuk membeli, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah melakukan pengamatan fisik pada bagian luar telur untuk memastikan kualitasnya masih terjaga.

Adapun, setiap butir telur memiliki karakteristik fisik yang bisa menunjukkan tingkat kesegarannya. Berikut adalah poin-poin yang perlu kamu perhatikan saat melihat penampakan luar telur:

1. Lihat Warna Cangkang Telur

Cara memilih telur yang baik pertama adalah dengan melihat warna cangkang telur. Lebih lanjut, pilih telur dengan warna cangkang yang seragam dan cerah sesuai jenisnya. Jika kamu membeli telur ayam ras, pastikan warnanya cokelat pekat dan tidak pucat.

2. Pilih Telur Berukuran Normal

Selanjutnya, hindari telur yang ukurannya terlalu kecil atau terlalu besar secara ekstrem. Bukan tanpa alasan, ukuran yang normal biasanya menandakan kualitas yang stabil dari induk ayam yang sehat.

3. Perhatikan Bentuk Telur

Sementara itu, telur yang baik memiliki bentuk oval yang sempurna. Adapun, bentuk yang terlalu lonjong atau terlalu bulat terkadang mengindikasikan adanya ketidakseimbangan nutrisi pada saat pembentukan telur.

4. Sentuh dan Rasakan Tekstur Cangkang

Cangkang telur yang segar biasanya terasa sedikit kasar dan memiliki tekstur yang kokoh. Jika teksturnya terasa terlalu licin atau mengilap berlebihan, ada kemungkinan telur tersebut sudah disimpan terlalu lama.

5. Pastikan Permukaan Bersih

Terakhir, cara memilih telur yang baik adalah dengan menghindari telur yang kotor oleh sisa kotoran ayam, noda hitam, atau adanya pengapuran (noda putih menonjol). Hal ini karena, permukaan yang bersih meminimalkan risiko kontaminasi kuman masuk ke dalam pori-pori kulit telur.

Cara Menguji Kesegaran Telur

Selain melihat dari luar, kamu juga bisa melakukan beberapa tes sederhana untuk memastikan bagian dalam telur masih dalam kondisi prima dan tidak busuk.

Adapun, menguji kondisi bagian dalam telur sangat penting karena terkadang tampilan luar yang bersih tidak menjamin bagian dalamnya masih segar. Berikut adalah beberapa teknik yang bisa kamu coba:

1. Guncang Telur Secara Perlahan

Cara pertama, dekatkan telur ke telinga dan guncang dengan lembut. Telur yang masih baru tidak akan mengeluarkan suara karena kantung udaranya masih kecil. Jika kamu mendengar suara kocak atau terasa ada yang berpindah di dalamnya, berarti usia telur sudah cukup lama.

2. Rendam Telur dalam Air

Ini adalah cara paling akurat untuk melihat usia telur. Jika telur tenggelam dalam posisi tidur, berarti telur masih sangat segar. Jika posisi tumpulnya sedikit terangkat, usia telur sekitar satu minggu. Namun, jika telur mengapung di permukaan air, itu tandanya telur sudah rusak dan tidak layak konsumsi.

3. Lakukan Peneropongan (Candling)

Di sisi lain, kamu bisa coba arahkan telur ke sumber cahaya yang kuat. Pada telur segar, bagian dalamnya akan terlihat bersih tanpa bercak darah, dan kantung udaranya terlihat sangat tipis (kurang dari 0,5 cm). Semakin tua telur, kantung udaranya akan tampak semakin besar karena proses penguapan air.

Tips Penanganan dan Penyimpanan Telur di Rumah

Setelah berhasil memilih telur terbaik, langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah cara kamu menanganinya di rumah agar masa simpannya lebih lama.

Lebih lanjut, menyimpan telur dengan benar dapat memperpanjang usia konsumsinya hingga 30 hari di dalam lemari pendingin. Berikut adalah tips praktis yang bisa kamu terapkan

1. Pemisahan Stok

Tips pertama, selalu pisahkan antara telur yang baru dibeli dengan telur stok lama. Adapun, kamu bisa menggunakan prinsip first-in-first-out agar tidak ada telur yang membusuk karena terlupakan.

2. Posisi Penyimpanan

Kemudian, simpan telur dengan bagian yang tumpul berada di atas. Hal ini bertujuan agar kantung udara tetap berada di atas dan kuning telur tetap berada di tengah, sehingga tidak mudah pecah.

3. Gunakan Wadah yang Tepat

Terakhir, jangan biarkan telur tercampur langsung dengan aroma makanan lain di kulkas. Hal ini karena, aroma makanan lain bisa terserap melalui pori-pori cangkang telur. ( azko.id )

Loading ...
Scroll to Top