
RADIOPENSIUNAN.COM
Orang lanjut usia (lansia) rentan mengalami stres yang disebabkan berbagai faktor. Kondisi fisik yang tidak lagi prima, kesulitan dalam mengungkapkan keinginan, serta keterbatasan mobilitas menjadi pemicu utama yang dapat memengaruhi kesejahteraan emosional mereka.
Salah satu cara efektif untuk mencegah stres pada lansia adalah dengan membaca.
Aktivitas ini tidak hanya membantu melatih ingatan dan mencegah kepikunan, tetapi juga menjaga stabilitas emosi.
Menurut Siti Chaerijah Aurijah, S.Pd., M.M., membaca buku dapat menekan hormon kortisol, yaitu hormon yang berperan dalam menyebabkan stres.
“Hormon yang dapat membuat Anda merasa stres,” ujar Siti dikutip dari YouTube Geriatri TV.
Sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan bahwa membaca dapat menurunkan risiko stres hingga 67 persen.
Karena itu, membaca buku menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi tekanan emosional pada lansia.
Tips Membaca untuk Lansia
Agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan bermanfaat, Siti memberikan beberapa tips untuk para lansia:
1. Menanamkan Motivasi
Lansia perlu membangun motivasi diri dan meyakini bahwa membaca adalah aktivitas menyenangkan.
Ketika menghadapi situasi pemicu stres, membaca buku yang disukai dapat menjadi pelarian yang positif.
2. Memilih Buku Sesuai Minat
Pemilihan buku yang tepat sangat penting agar lansia menikmati pengalaman membaca.
Buku-buku yang berkaitan dengan hobi atau minat tertentu, seperti kuliner, berkebun, atau sejarah, dapat membuat kegiatan membaca lebih menarik dan mudah dicerna.
“Kalau oma opa suka kuliner, bisa baca buku tentang kuliner dan mungkin ada panduan untuk membuat kuliner tertentu. Jadi, tidak berhenti belajar,” kata Siti.
3. Membuat Jadwal Membaca
Lansia disarankan untuk mengatur jadwal membaca agar kebiasaan ini menjadi bagian dari rutinitas harian.
Memulai dengan membaca beberapa menit setelah salat Subuh atau sebelum tidur bisa menjadi langkah awal membentuk budaya baca yang konsisten.
4. Cukup Istirahat dan Tidur
Membaca akan menjadi lebih menyenangkan jika tubuh dalam kondisi bugar.
Karena itu, lansia harus memastikan waktu istirahat yang cukup agar dapat menikmati setiap halaman buku tanpa merasa lelah.
5. Bergabung dengan Komunitas Baca
Lansia dapat bergabung dalam komunitas baca yang memungkinkan mereka membaca bersama sekaligus bersosialisasi.
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan sosial dan mengurangi rasa kesepian.
Dengan menerapkan kebiasaan membaca secara rutin, lansia tidak hanya memperoleh manfaat kognitif tetapi juga dapat menjaga kesehatan mental dan emosional.
Membaca bukan sekadar hiburan, tetapi juga terapi yang efektif dalam menghadapi stres di usia senja.***