Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi

RADIOPENSIUNAN.COM

Karena bulan Mei adalah Bulan Edukasi Tekanan Darah Tinggi , meski telah berlalu tetapi tetap saat ini adalah waktu yang tepat untuk mempelajari angka tekanan darah Anda dan apa artinya bagi kesehatan dan kesejahteraan Anda sehingga Anda dapat membuat pilihan gaya hidup sehat ke depannya.

Ancaman Diam-diam terhadap Kesehatan Lansia: Mengapa Orang Dewasa Usia 65+ Perlu Memperhatikan Hal Ini

Tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan utama yang memengaruhi lebih dari 70% lansia. Penyakit ini dikenal sebagai “pembunuh senyap” karena seringkali tidak menunjukkan gejala tetapi dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Jika tidak diobati, tekanan darah tinggi menggandakan kemungkinan serangan jantung, meningkatkan risiko stroke hingga empat kali lipat, dan dapat menyebabkan gagal jantung, masalah penglihatan, kerusakan ginjal, serta masalah dengan daya ingat dan kemampuan berpikir.

Meskipun tekanan darah tinggi tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, kondisi ini dapat dikelola secara efektif. Hal ini dilakukan melalui pengobatan  dan perubahan kebiasaan sehari-hari yang disesuaikan dengan usia dan tingkat aktivitas fisik seseorang. Bahkan jika tekanan darah seseorang saat ini normal, studi dari Johns Hopkins menunjukkan bahwa orang yang berusia di atas 65 tahun memiliki peluang lebih dari 90% untuk akhirnya mengembangkan tekanan darah tinggi.

Bagi anggota keluarga dan pengasuh, mengetahui dan memantau tekanan darah orang yang mereka cintai sangat penting. Hal ini membantu menjaga kesehatan mereka dan mendukung kemampuan mereka untuk hidup mandiri. Pedoman medis menyarankan tekanan darah normal adalah 120/80, sedangkan tekanan darah tinggi dianggap dimulai pada 130/80. Bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas, menjaga tekanan darah di bawah 130/80 penting untuk menurunkan risiko masalah jantung dan pembuluh darah.

10 Cara Ampuh yang Dapat Dilakukan Lansia untuk Menurunkan Tekanan Darah

1. Terapkan Pola Makan yang Baik untuk Jantung

Pola makan yang menyehatkan jantung  dapat menurunkan tekanan darah hingga 11 poin dengan memasukkan:

  • Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak (buah dan sayuran beku juga boleh untuk lansia yang memiliki akses belanja terbatas).
  • Biji-bijian utuh sebagai pengganti pilihan olahan.
  • Protein tanpa lemak dan produk susu rendah lemak.
  • Makanan kaya kalium seperti pisang, kentang, dan kacang-kacangan.
  • Konsumsi sodium, gula, dan makanan olahan dalam jumlah minimal.

Para lansia didorong untuk mempercantik hidangan dengan buah dan sayuran berwarna-warni serta bereksperimen dengan rempah-rempah dan bumbu sebagai pengganti garam. Perubahan kecil yang konsisten dapat menciptakan kebiasaan yang langgeng dan berkelanjutan.

2. Kurangi Asupan Natrium

Membatasi asupan natrium harian hingga 1.500 mg dapat menurunkan tekanan darah sebesar 5 hingga 6 poin. Strategi cerdas untuk lansia meliputi:

  • Membaca label makanan (usahakan kurang dari 140 mg natrium per porsi).
  • Memberi rasa pada makanan dengan rempah-rempah, bumbu, buah sitrus, dan cuka sebagai pengganti garam.
  • Membilas sayuran kalengan untuk menghilangkan hingga 40% natrium tambahan.
  • Memilih makanan segar daripada makanan cepat saji atau makanan beku.
  • Menyiapkan lebih banyak makanan di rumah.

3. Tetap Aktif Secara Fisik dengan Olahraga yang Sesuai untuk Lansia

Olahraga teratur dapat menurunkan tekanan darah hingga 5 sampai 8 poin, yang setara dengan beberapa obat. Orang dewasa berusia 65 tahun ke atas sebaiknya berolahraga selama 30 menit hampir  setiap hari. Pilihannya meliputi:

  • Berjalan dengan kecepatan yang nyaman, terutama di alam.
  • Berenang atau senam air (sangat baik untuk lansia dengan masalah persendian).
  • Yoga kursi atau tai chi (bagus untuk keseimbangan dan fleksibilitas).
  • Latihan beban ringan dengan pengawasan.

Penelitian menunjukkan bahwa 40% lansia yang mengikuti gaya hidup sehat mampu menghentikan pengobatan tekanan darah di bawah pengawasan medis.

4. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Setiap penurunan berat badan sebesar 2,2 pon dapat menurunkan tekanan darah sekitar 1 poin. Para peneliti Johns Hopkins menemukan bahwa penurunan berat badan hanya sebesar 7,7 pon dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi hingga setengahnya.

Para lansia sebaiknya memperhatikan lingkar pinggang mereka:

  • Pria sebaiknya menargetkan ukuran kurang dari 40 inci.
  • Wanita sebaiknya menargetkan ukuran kurang dari 35 inci.

5. Pantau Tekanan Darah di Rumah

Untuk hasil pengukuran yang akurat bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas:

  • Gunakan monitor manset lengan (lebih andal daripada perangkat pergelangan tangan atau jari).
  • Duduk tenang dengan kaki rata di lantai setelah beristirahat selama lima menit.
  • Posisikan lengan Anda setinggi jantung.
  • Hindari kafein, olahraga, dan merokok selama 30 menit sebelumnya.
  • Lakukan dua hingga tiga kali pengukuran, dengan jeda satu menit.
  • Catat semua hasil pengukuran beserta tanggal dan waktu.

Banyak program Medicare menanggung biaya monitor rumah dengan resep dokter.

6. Minum Obat dengan Benar

Sekitar setengah dari pasien tidak mengonsumsi obat tekanan darah sesuai resep. Lansia dapat tetap mengonsumsi obat sesuai petunjuk dengan cara:

  • Menggunakan kotak penyimpanan pil dengan kompartemen harian.
  • Menyetel pengingat minum obat di ponsel atau jam tangan.
  • Mengonsumsi obat pada waktu yang konsisten setiap hari.
  • Bertanya kepada dokter mereka tentang cara menyederhanakan rejimen pengobatan mereka.

Jika Anda mengalami efek samping, konsultasikan dengan dokter Anda. Jangan pernah menghentikan pengobatan tanpa petunjuk medis.

7. Mengelola Stres Secara Efektif dengan Teknik yang Ramah untuk Lansia

Teknik pengurangan stres yang sangat bermanfaat bagi orang dewasa berusia 65 tahun ke atas meliputi:

  • Latihan pernapasan dalam.
  • Meditasi atau relaksasi terbimbing.
  • Yoga lembut atau tai chi.
  • Menghabiskan waktu di lingkungan alami.
  • Berkebun.
  • Persahabatan dengan hewan.

Bahkan lima hingga sepuluh menit refleksi tenang setiap hari dapat bermanfaat bagi tekanan darah.

8. Prioritaskan Kualitas Tidur

Kurang tidur  berkorelasi dengan tekanan darah tinggi. Lansia dapat memperbaiki kualitas tidur dengan cara:

  • Menjaga konsistensi waktu tidur dan bangun.
  • Menciptakan lingkungan tidur yang ideal (sejuk, gelap, tenang).
  • Jauhkan barang elektronik dari kamar tidur.
  • Membangun rutinitas tidur yang menenangkan.
  • Hindari kafein setelah tengah hari.

Jika Anda mengalami dengkuran keras, jeda pernapasan saat tidur, atau kelelahan berlebihan di siang hari, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda tentang pemeriksaan apnea tidur.

9. Batasi Konsumsi Alkohol dan Hentikan Penggunaan Tembakau

Mengurangi konsumsi alkohol dapat menurunkan tekanan darah sekitar 4 poin. Untuk orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, batas yang disarankan adalah satu gelas minuman beralkohol per hari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.

Merokok merusak pembuluh darah dan langsung meningkatkan tekanan darah. Berhenti merokok memberikan manfaat di segala usia, terlepas dari berapa lama seseorang telah merokok.

10. Mengenali Situasi Darurat

Tekanan darah di atas 180/120 memerlukan perhatian medis segera. Lansia atau pengasuh harus menghubungi 911 jika tekanan darah tersebut terjadi bersamaan dengan:

  • Nyeri dada.
  • Kesulitan bernapas.
  • Mati rasa atau kelemahan.
  • Penglihatan berubah.
  • Masalah bicara.
  • Sakit kepala hebat.

Untuk Keluarga dan Pengasuh Lansia Usia 65+

Jika Anda merawat lansia dengan tekanan darah tinggi:

  • Membantu pengelolaan pengobatan melalui sistem pengingat dan wadah pil yang terorganisir.
  • Belilah dan siapkan makanan rendah sodium.
  • Dorong aktivitas fisik dengan berjalan bersama atau mengatur transportasi ke kelas olahraga untuk lansia.
  • Pelajari teknik pemantauan tekanan darah yang tepat dan catat riwayat lengkap janji temu medis Anda.
  • Hadiri janji temu medis bila memungkinkan untuk membantu mengkomunikasikan kekhawatiran.

Sumber Daya Pendukung untuk Lansia

Mengelola kesehatan Anda seiring bertambahnya usia membutuhkan akses ke sumber daya dan sistem pendukung yang tepat:

  • Tanyakan kepada dokter Anda tentang konseling nutrisi yang ditanggung Medicare dan alat pengukur tekanan darah di rumah.
  • Hubungi pusat kegiatan lansia setempat untuk mengetahui kelas olahraga yang sesuai dengan usia Anda.
  • Pertimbangkan layanan pesan antar makanan jika memasak menjadi sulit.
  • Bicaralah dengan apoteker Anda tentang alat bantu pengelolaan pengobatan.

Sumber : www.rightathome.net

Loading ...
Scroll to Top