Tips Menghadapi Cuaca Panas untuk Lansia

RADIOPENSIUNAN.COM

Cuaca panas telah menjadi bagian dari kehidupan kita di Thailand sejak dulu. Meskipun suhu di negara ini cukup tinggi hampir sepanjang tahun, setiap kali kita memasuki “musim panas” yang sebenarnya, hal itu tetap berdampak pada kesehatan masyarakat. Ada beberapa tips sederhana dan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan yang dapat Anda ikuti untuk membantu menjaga kesehatan Anda dengan lebih baik saat musim panas tiba seperti dilansir samitivejhospitals.com

4 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Cuaca Panas

  1. Minumlah banyak air. 
    Air putih bersih adalah cairan terbaik untuk diminum, terlepas dari musimnya. Namun, hal ini terutama berlaku selama musim panas ketika tubuh Anda kehilangan lebih banyak air sepanjang hari karena peningkatan keringat. Untuk memastikan Anda mendapatkan cukup air, minumlah 2 liter air atau lebih per hari untuk mengganti air yang hilang dan membantu mencegah dehidrasi yang dapat menyebabkan gejala pingsan. 
  2. Lindungi diri dari panas. 
    Selama musim panas, sebaiknya kenakan pakaian longgar, ringan, dan menyerap keringat agar tetap sejuk dan nyaman. Sebaliknya, mengenakan pakaian tebal atau kain yang tidak menyerap keringat akan menghambat ventilasi dan membuat pemakainya merasa lebih panas, tidak nyaman, lebih iritasi, dan lebih lengket akibat panas. Kain yang menyerap keringat dengan baik, selain terasa sejuk dan nyaman saat dikenakan, juga dapat membantu mencegah ruam yang sering terjadi akibat mengenakan kain yang lembap. Selain itu, setiap kali Anda keluar rumah, selalu kenakan kacamata hitam dan topi, serta gunakan tabir surya untuk melindungi tubuh Anda dari sinar matahari yang berbahaya dan dapat menyebabkan kanker. 
  3. Istirahat yang cukup. 
    Tanpa AC untuk membantu mengurangi panas, tidur di musim panas bisa menjadi mimpi buruk, yang menyebabkan kurang tidur. Selain itu, matahari terbit lebih awal, yang berarti hari lebih panjang dan menyebabkan banyak orang bangun lebih awal di musim panas. Tidur siang singkat, bahkan hanya 10-15 menit, akan membantu menyegarkan tubuh dan pikiran Anda. Jika Anda merasa perlu istirahat sejenak saat bekerja, Anda dapat melakukannya dengan duduk dengan mata tertutup dan bersandar di kursi selama 5-10 menit setelah makan siang, yang akan meningkatkan produktivitas Anda di sore hari. 
  4. Konsumsilah makanan yang bersih dan mudah dicerna. 
    Lansia umumnya memang sudah tidak banyak makan, tetapi terutama di cuaca panas, asupan makanan biasanya menurun. Karena itu, pilihlah makanan yang tidak hanya enak, tetapi juga rendah lemak, karena mengonsumsi makanan yang lebih ringan dapat membantu perut merasa lebih nyaman. Makanan ringan dan mudah dicerna, seperti buah-buahan dan sayuran, terutama yang memiliki kandungan air tinggi seperti semangka, mentimun, tomat, dan nanas, tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyediakan serat tambahan, yang berarti dapat membantu mencegah sembelit. Tidak hanya itu, makanan yang bersih dan baru dimasak akan membantu mencegah penyakit seperti diare dan keracunan makanan yang sering muncul kembali di musim panas. 

4 Hal yang Harus Dihindari Selama Musim Panas

  1. Hindari minuman yang sangat dingin dan manis. 
    Cuaca panas ekstrem seringkali membuat orang menginginkan minuman berkarbonasi dingin dan manis, es serut dengan susu kental manis, dan buah-buahan dingin yang manis. Namun, minum terlalu banyak minuman manis dan dingin dapat memengaruhi sistem pencernaan dan selalu ada risiko kuman mencemari es, menyebabkan diare atau keracunan makanan.  
  2.  Hindari olahraga luar ruangan selama musim panas. 
    Banyak jenis olahraga yang sangat menyenangkan sehingga para pemain melupakan cuaca dan suhu panas. Namun, paparan sinar matahari saat berolahraga dan banyaknya keringat yang keluar dapat menyebabkan dehidrasi atau serangan panas karena tubuh tidak mampu mempertahankan suhu yang konstan. Hal ini menyebabkan suhu tubuh lebih tinggi dari normal dan berbagai gejala tidak menyenangkan atau negatif yang menyertainya. Jika tidak ditangani tepat waktu atau dengan benar, beberapa di antaranya dapat mengancam jiwa. 
  3. Hindari bermain air saat cuaca sangat cerah. 
    Seperti yang kita ketahui, musim panas yang terik dan menghabiskan waktu di pantai atau taman air sangatlah identik. Sayangnya, berenang di bawah sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar dan meningkatkan risiko kanker kulit. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang yang berisiko, misalnya, jika Anda memiliki kerabat yang memiliki riwayat kanker kulit. Oleh karena itu, jika Anda ingin bermain di laut atau melakukan olahraga air, sebaiknya tunggu hingga matahari agak terbenam di sore hari, dan jangan lupa untuk memakai kacamata hitam dan selalu menggunakan tabir surya. 
  4. Hindari minum minuman beralkohol. 
    Minum alkohol selama musim panas meningkatkan suhu tubuh dan membuat Anda lebih mudah merasa lelah, terutama jika Anda minum di siang hari saat suhu juga tinggi, sehingga meningkatkan risiko syok. Alkohol juga melebarkan pembuluh darah kecil di bawah kulit, dan menyebabkan tubuh Anda mengeluarkan cairan dari tubuh lebih cepat, membuat Anda lebih sering berkeringat dan buang air kecil, yang dapat mengakibatkan dehidrasi tanpa Anda sadari. Ini berarti bahwa jika Anda mabuk atau mengalami intoksikasi dan Anda tertidur, hal itu bahkan dapat mengancam jiwa. 
Loading ...
Scroll to Top