
RADIOPENSIUNAN.COM
Kesehatan lansia perlu diprioritaskan karena menjadi kelompok yang rentan terpapar COVID-19. Bahkan, angka kematian lansia akibat virus COVID-19 mencapai 80 hingga 85 persen. Oleh karenanya, sistem imun tubuh lansia sangat perlu diperhatikan.
Dilansir dari kalbenutritionals.com, adapun seiring bertambahnya usia, organ di dalam tubuh juga ikut menua. “Sama seperti Anda mungkin tidak dapat berlari secepat biasanya di usia 20-an, sistem kekebalan tubuh Anda juga tidak bekerja sebaik dulu,” ujar Aaron E. Glatt, MD, Kepala Departemen Kedokteran di South Nassau Communities Hospitals.
Berikut beberapa tips kesehatan yang bisa dilakukan sebagai cara meningkatkan imun tubuh lansia.
Rutin berolahraga
Rekomendasi World Health Organization (WHO), lansia paling tidak menghabiskan total 75 menit dalam seminggu untuk melakukan aktivitas fisik. Beberapa olahraga yang disarankan adalah jalan kaki, aerobik, dan yoga.
Berjemur sekitar 30 menit
Para ahli menyarankan untuk berjemur setidaknya 5-10 menit sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Perlu diketahui, waktu berjemur yang aman dan sehat yaitu sebelum pukul 10 pagi. Selain itu, gunakan sunscreen sebagai pelindung kulit dari sinar UV supaya terhindar dari risiko kanker kulit.
Tidur dengan jadwal teratur
Tips kesehatan yang tak kalah penting bagi lansia adalah memiliki waktu tidur berkualitas. Sama seperti orang dewasa muda, 7-8 jam adalah waktu ideal bagi lansia untuk memiliki waktu tidur berkualitas.
Berpikir positif
Tak hanya fisik, kesehatan mental juga sangat penting dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Untuk menghindari rasa stres, ajak lansia untuk melakukan hobinya. Misalnya menjahit atau berkebun. Anda juga bisa membelikan buku-buku kesukaannya. Kegiatan yang seru ini bisa menstimulasi otak dengan melepas hormon serotonin sehingga lebih bahagia dan ceria dalam menjalani hari-hari.
Perhatikan asupan nutrisi
Cara meningkatkan imun tubuh yang tak kalah penting adalah penuhi asupan gizi lansia. Hindarilah asupan yang bisa mengganggu kesehatan lansia, seperti kafein dan alkohol. Konsumsilah makanan yang kaya akan nutrisi, khususnya makanan yang tinggi protein dan serat, serta rendah laktosa.