
RADIOPENSIUNAN.COM
Memasuki musim hujan seperti saat ini, tentunya kita harus waspada dari berbagai bencana yang dapat ditimbulkan. Curah hujan tinggi seperti sekarang dapat mengakibatkan baniir maupun tanah longsor. Tidak hanya musibah tersebut, tetapi ancaman penyakit juga tidak bisa dielakkan. Lingkungan kotor, air keruh, sampah berserakan tentunya dapat mengakibatkan beberapa penyakit akibat musim penghujan tersebut. Dilansir dari rsu.jembranakab.go.id, adapun penyakit penyerta musim hujan yang harus diwaspadai diantaranya yaitu:
- Flu
Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernapasan. Flu adalah kondisi yang umum terjadi di musim hujan. Namun, komplikasi dari flu bisa memicu pneumonia, dan bisa membahayakan bagi anak-anak, orang tua, pasien dengan penyakit kronis, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah atau menggunakan obat imunosupresif, berisiko mengalami komplikasi flu. - Diare
Penyakit ini sering terjadi selama musim hujan karena mengonsumsi makanan atau air yang mungkin terkontaminasi. Gejala diare adalah feses yang encer dan cair. Gejala lain mungkin termasuk demam atau kram perut. Jika Anda menemukan darah dalam tinja, ada kemungkinan Anda terkena disentri. - Leptospirosis
Leptospirosis adalah jenis penyakit yang penyebarannya melalui bakteri. Gejala terinfeksi leptospirosis antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot terutama pada betis dan paha, serta muntah-muntah. Untuk beberapa kasus, gejalanya bisa parah termasuk meningitis, kerusakan hati dan ginjal, atau bahkan kematian. - Demam Berdarah Dengue
Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Aedes yang menyukai air dan kelembapan. Tahap pertama dari gejala demam berdarah adalah 2-7 hari demam dan nyeri otot. Setelah itu, demam akan turun. Tangan dan kaki akan menjadi dingin. Syok dapat terjadi pada beberapa orang yang mengidap kondisi ini. - Demam Tifoid atau Tipes
Sanitasi yang buruk dapat membuat penyakit seperti tipes lebih sering muncul. Sakit perut, sembelit, diare dan juga sakit kepala, adalah gejala yang kerap dialami orang yang terkena tipes. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang mencemari makanan dan juga minuman. - Penyakit Kulit
Curah hujan yang tinggi dapat mempengaruhi kondisi kelembaban lingkungan. Sementara itu, jamur sangat menyukai tempat yang lembab sebagai tempat pertumbuhannya. Dengan adanya musim hujan, suhu menjadi rendah dan kelembaban meningkat, pertumbuhan jamur juga semakin pesat dan dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit seperti penyakit kulit dan kuku. Adapun penyakit kulit yang sering mumcul saat musim penghujan yaitu kutu air, kadas/kurap, jamur dan panu.
Tips Sehat Selama Musim Hujan
Setelah mengetahui berbagai penyakit penyerta musim hujan yang berpotensi menjangkiti masyarakat, tindakan pencegahan perlu dilakukan dengan melakukan beberapa hal seperti berikut:
- Menggunakan pakaian hangat
- Sedia payung atau jas hujan ketika hendak beraktivitas di luar ruangan.
- Menjaga kebersihan rumah dan berbagai tempat lainnya yang memungkinkan menjadi sarang perkembangan nyamuk
- Mengonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin
- Mandi setelah kehujanan
- Berolahraga rutin
- Istirahat dan tidur yang cukup
Dengan menerapkan tips-tips di atas selama musim hujan ini, Anda dapat lebih siap dan sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan ragu juga untuk memeriksakan diri ke rumah sakit jika merasakan gejala-gejala yang menghambat aktivitas.